Sikap dan Kehidupan

Kehidupan ini penuh pilihan, dan setiap pilihan yang kita pilih ada konsekwensinya. Kita cuma bisa berusaha dengan tujuan bermanfaat dan membahagiakan orang lain. Dengan begitu hasilnya lebih baik daripada kita hanya berfikir untuk bermanfaat dan membahagiakan diri sendiri, karena esensi kehidupan ini adalah hidup bersosial.

Ada banyak orang di sekeliling kita yang mempunyai sikap yang berbeda pula. Ada yang mencintai kita, ada pula yang membenci. Ada yang mengasihi kita ada juga yang ingin membuat kita susah. Ada yang tulus terhadap kita ada juga yang pamrih mengharap balasan dari kita.

Beberapa orang menyikapi sikap sekelilingnya dengan bagaimana orang-orang menyikapi dirinya. Istilah kerennya ” sikap saya tergantung bagaimana sikap anda kepada saya” maksudnya kalau baik ya kita juga akan bersikap baik, begitu juga sebaliknya.

Terdapat juga orang-orang yang tidak bisa menerima sikap kita apa adanya, dalam pandangannya semuanya harus sempurna, terlihat indah, dan sesuai perencanaan. Sehingga sering kali kita akan merasa marah jika orang-orang disekeliling kita tidak bersikap sebagaimana yang kita harapkan. Padahal tidak ada manusia yang sempurna.

Jika keadaan seperti ini sedang kita hadapi, rasanya kita kembali merindui Nabi Muhammad. Nabi yang amat sangat tulus, bersabar dan penuh kasih sayang.

Dapatkah kita kemudian bersikap seperti Beliau ? karena kebagusan dalam diri Beliau yang utama adalah bersih hati, tulus, sabar dan penyayang.

Semoga kita dapat segera mengarah kepada sikap yang baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s