Rapa’i Neomodern

Ya, kami senang sekali mendengarkan musik. Segala jenis musik kami nikmati. Mulai dari musik genre rock hingga jazz, dangdut hingga pop, alternatif hingga tradisional, semua kami nikmati.

Sebentar tadi saya beserta suami dan anak menyaksikan aksi Rafly bernyanyi & Kande memainkan alat musik tradisional Aceh, rapa’i di Taman Ratu Safiatuddin -Banda Aceh – dalam acara International Rapa’i Festival, 2016.

 

Bagi saya, rapa’i merupakan alat musik tradisional Aceh yang dapat menjadi pembakar semangat. Tabuhan demi tabuhan mampu buat darah yang mendengarkannya berdesir-desir.

Selain rapa’i, alat musik modern seperti bass guitar, saxofone & violin (biola) merupakan instrument lain yang paling saya gemari. Saya amat menyukai alat musik yang dimainkan dengan soul dan passion.

Menjadi menarik ketika seni tradisional rapa’i dikawinkan dengan alat musik modern. Kesan etnik nan eksotik membuat siapa saja terpukau melihat aksi panggung Rafly & Kande tadi.

Festival rapa’i berskala internasional ini berlangsung di beberapa tempat di Banda Aceh dan dilaksanakan hingga Selasa, 30 Agustus 2016.

Semoga seni traditional rapa’i kian dikenal dunia dan terus menjadi medium untuk menyebarkan syiar Islam yang penuh kebaikan juga pesan damai.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s