Pembalasan untuk Musuh Terbesar Manusia

Iblis dan syaitan telah berhasil masuk ke dalam amarahku yang memuncak dan membuatku kalap.

Ketika kesesakan menyerang, tersadar aku dari hasutan.

Seketika aku terdiam, memeluknya erat. Merasa takut akan sebuah kehilangan.

Lega melihat kembali tenang, walau setelahnya penyesalan begitu amat mendalam.

Mohon maaf padamu yang tersakiti.

Mohon ampun pada pemilik jiwa yang telah aku sakiti.

Malam ini pula aku sadari, iblis dan syaitan adalah musuh terbesarku.

Demi Allah aku tak mau dikelabui olehnya seperti dia mengelabui nenek moyangku, Adam dan Hawa.

Aku bersumpah akan melawanmu wahai iblis dan syaitan yang terkutuk !!!

Aku bersumpah seperti saat engkau bersumpah menggoda anak cucu Adam !!!

Banda Aceh

Selasa, (10/01/2017)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s